Komoditas Ekspor Indonesia ini jadi Unggulan di Pasar Global

komoditas ekspor indonesia

www.perdagangan.id Jakarta – Komoditas ekspor Indonesia sangatlah beragam, mengingat Indonesia merupakan negara dengan sumber daya alam yang melimpah, dan kekayaan alam ini digunakan untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia.

Maka dari itu, Indonesia bisa memiliki kapasitas produksi yang tinggi dan harus dimaksimalkan melalui kegiatan ekspor agar bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Hingga pertengahan tahun 2021, ekspor nonmigas menguasai komoditas ekspor Indonesia yaitu mencapai 90 persen untuk diekspor ke berbagai negara, seperti China, Amerika Serikat, Jepang, India, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Thailand, Taiwan, dan, Belanda. Sedangkan untuk produk minyak dan gas hanya 10 persen dari total ekspor Indonesia.

Komoditas Ekspor Indonesia di Pasar Global

Jika kita lihat kelebihan Indonesia di atas dan penjelasan menurut Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) yang berada di bawah naungan Kementerian Perdagangan, ada dua kategori produk yang terbagi menjadi produk utama Indonesia dan produk potensial Indonesia. Yuk kita lihat apa saja komoditas ekspor Indonesia yang menjadi unggulan.

1. Elektronika

Produk elektronika asal Indonesia, seperti perlengkapan elektrik dan mesin tercatat mencapai nilai US$ 9,23 miliar pada data ekspor di tahun 2020. 

Negara tujuan ekspor elektronika: Yunani, Prancis, Denmark, Inggris, Amerika Serikat, Polandia, Belgia, Itali, Belanda, Jerman, Vietnam, Thailand, Singapura, Australia, Hongkong, Malaysia, China, Korea Selatan, Taiwan, dan Jepang.

2. Udang

Mengingat Indonesia merupakan Negara maritim, jangan heran kalau udang bisa menjadi komoditas ekspor utama Indonesia. Pada tahun 2020 kemarin, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor udang dan perikanan mencapai nilai US$ 3,51 miliar. Walaupun sedang berada di tengah pandemi, komoditas ini tetap masih bisa mengalami surplus. 

Negara tujuan ekspor udang: Jerman, Jepang, Hongkong, China, Singapura, Malaysia, Australia, Taiwan, Thailand, Korea Selatan, Vietnam, Amerika Serikat, Belgia, Inggris, Spanyol, Prancis, Kanada, Belanda, dan Itali.

3. Alas Kaki

Pada tahun 2019, Kementerian Perindustrian mengatakan bahwa Indonesia adalah produsen alas kaki terbesar nomor empat di dunia. Dalam satu tahun, produksi alas kaki asal Indonesia atau ‘Made in Indonesia’ telah mencapai 1.271 juta pasang.

Negara tujuan ekspor udang: Hongkong, China, Australia, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Jepang, Turki, Panama, Chile, Kanada, Sepanyol, Meksiko, Jerman, Italia, Prancis, Inggris, Belgia, dan Amerika Serikat.

4. Produk Mebel dan Furniture

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki banyak sumber daya alam, salah satunya adalah kayu dan hasil hutan. Saking melimpahnya, Indonesia pernah merajai dunia ekspor dengan produk-produk mebelnya walaupun sekarang ini industri mebel sedang terkena dampak pandemi.

Negara tujuan ekspor produk mebel dan furniture: Afrika Selatan, China, Taiwan, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Australia, Jepang, Swedia, Denmark, Kanada, Itali, Jerman, Spanyol, Belgia, Belanda, Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat.

5. Komponen Kendaraan Bermotor

Banyak merek otomotif kelas dunia yang membuka pabrik besar di Indonesia seperti, BWM, Isuzu, Daihatsu, Mercedes Benz, Suzuki, Nissan, dan lain sebagainya. Karena pusat produksinya berada disini, maka hal tersebut membuat Indonesia menjadi lebih unggul dalam memproduksi komponen-komponen kendaraan bermotor. 

Negara tujuan ekspor komponen kendaraan bermotor: Saudi Arabia, Iran, Afrika Selatan, Turki, Belgia, Kanada, Amerika Serikat, Filipina, Pakistan, India, Sri Lanka, Thailand, Singapura, Jepang, Hongkong, Australia, Vietnam, Malaysia, China, Jerman, Inggris, dan Prancis.

6. Tekstil dan Produk Tekstil

Industri tekstil di Indonesia bisa dibilang sangat berkembang sekarang ini. Hal tersebut dikarenakan tingginya kebutuhan atau permintaan akan bahan baku industri fashion dunia yang dimana produk dari Indonesia memiliki standar yang sesuai dengan pasar internasional.

Negara tujuan ekspor tekstil dan produk tekstil: Sudan, Tunisia, Kenya, Nigeria, Ethiopia, Saudi Arabia, Korea Selatan, Sri Lanka, Hongkong, Singapura, Australia, Jepang, Prancis, Spanyol, Belanda, Meksiko, Kanada, Itali, Panama, Jerman, Inggris, dan Amerika Serikat.

7. Karet dan Produk Karet

Indonesia sebagai negara yang memiliki banyak kekayaan alam, karet merupakan salah satu penyumbang terbesar devisa kedua setelah kelapa sawit. Hal tersebut dikarenakan banyak dan luasnya perkebunan karet yang berada di Indonesia.

Negara tujuan ekspor karet dan produk karet: Mesir, Saudi Arabia, Kanada, Belanda, Itali, Belgia, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, Korea Selatan, Sri Lanka, Taiwan, Hongkong, Singapura, Thailand, Australia, Filipina, Malaysia, dan Jepang.

8. Kakao

Mengingat kakao merupakan bahan baku untuk pembuatan coklat dan ternyata banyak industri asal eropa yang membutuhkannya, Indonesia sangat diuntungkan karena diberikan kelebihan tanah yang subur untuk menanam kakao.

Negara tujuan ekspor kakao: Singapura, Malaysia, Inggris, Belgia, Swiss, Russia, Belanda, Jerman, Kanada, Brazil, Amerika Serikat, Sri Lanka, Taiwan, Filipina, Jepang, India. China, dan Thailand.

9. Kopi

Sebagai salah satu negara yang memiliki iklim tropis, Indonesia ternyata merupakan salah satu negara penghasil kopi terbaik di dunia. Jenis kopi yang diekspor adalah jenis robusta, arabika, luwak, dan lain sebagainya.

Negara tujuan ekspor kopi: Iran, Mesir, Bangladesh, Sri Lanka, Hongkong, Malaysia, Pakistan, Vietnam, Jepang, Thailand, China, India, Inggris, Amerika Serikat, Argentina, Turki, Italia, Spanyol, dan Brazil.

10. Minyak Kelapa Sawit

Setelah Malaysia, Indonesia merupakan produsen kelapa sawit terbesar di dunia sehingga komoditas ini menjadi yang utama untuk diekspor. 

Negara tujuan ekspor minyak kelapa sawit: Amerika Serikat, Rusia, Turki, Italia, Spanyol, Jerman, Mozambik, Iran, Mesir, Afrika Selatan, Tanzania, Yordania, Vietnam, Bangladesh, Singapura, Pakistan, Malaysia, China, dan India.

Produk Potensial Indonesia untuk Pasar Global

Selain 10 komoditas ekspor Indonesia yang sudah berhasil mencetak skor di atas, ternyata ada 10 produk lain yang diperkirakan sangat potensial untuk masuk ke pasar global lho, ini dia daftarnya:

Rempah-rempah, alat tulis non kertas, perlatan medis, perhiasan, minyak nabati, produk kulit, makanan kemasan, kerajinan, produk perikanan, dan obat-obatan herbal.

Negara tujuan ekspor:

Australia, Jepang, Singapura, Thailand, Amerika Serikat, Itali, Spanyol, Inggris, dan lainnya.

Akselerasi produk anda bersama UPI Perdagangan agar bisa menjadi salah satu komoditas ekspor Indonesia!

Usaha Perdagangan Indonesia

UPI Perdagangan membawa produk ke dalam satu sistem berbasis marketplace business to business (B2B), yaitu Juragans dan IndonesiaHub. Selain itu, kami menyediakan layanan pengembangan produk dengan kurasi kualitas, kuantitas, dan kontinuitas mulai dari meneliti kualitas produk, menyediakan bahan baku, dan dukungan produksi. Untuk pertanyaan lebih lanjut silahkan menghubungi (+62) 857-0887-6101 (Agnes) atau via email cs@perdagangan.id.

Related Posts

Leave a comment