Pasar Mesir Terbuka Lebar, Ini Komoditas Potensial Asal Indonesia!

Komoditas Ekspor Indonesia yang Potensial untuk Pasar Mesir

www.perdagangan.id Jakarta – Komoditas ekspor Indonesia terdiri dari berbagai macam jenis, yang dimana sangat diminati oleh pasar Mesir. Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya budaya dari setiap daerah yang ada di Indonesia, sehingga komoditas ekspor unggulan yang dimiliki Indonesia pun semakin beragam, nilai ekspor meningkat dan juga membantu menaikkan ekonomi Indonesia.

Namun demikian, tidak semua jenis komoditas ekspor Indonesia bisa dipasarkan begitu saja ke pasar global. Ada banyak sekali proses-proses yang harus dilakukan sebelum salah satu dari produk yang kita punya siap untuk diekspor.

Segmentasi Pasar Mesir

Dari sekian banyak proses yang harus dilakukan sebelum kita bisa mengekspor produk ke pasar global, salah satu proses yang cukup penting untuk dilakukan adalah dengan menentukan segmentasi pasar.

Segmentasi pasar sendiri merupakan suatu kegiatan yang mengharuskan kita untuk melakukan klasifikasi pasar ke dalam beberapa kelompok atau kategori yang didasarkan oleh karakteristik masing-masing.

Dengan adanya tindakan klasifikasi, kita sebagai pelaku bisnis bisa memastikan produk yang akan dipasarkan, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan dari kelompok tersebut atau belum. Jadi, hasil yang akan kita dapatkan pun jauh lebih optimal.

Untuk bisa menentukan segmen pasar yang sesuai, ada beberapa pendekatan yang bisa kita lakukan, yaitu:

Demografis, merupakan klasifikasi berdasarkan pada atribut pribadi para konsumen seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan atau status perkawinan.

Baca juga: Komoditas Ekspor Indonesia ini jadi Unggulan di Pasar Global

Geografis, yaitu klasifikasi yang didasarkan pada asal negara, wilayah, kota ataupun lingkungan tertentu konsumen.

Psikografis, merupakan klasifikasi berdasarkan kepribadian, nilai-nilai, ataupun gaya hidup tertentu.

Perilaku, klasifikasi ini mengelompokkan pasar berdasarkan dengan cara konsumen menggunakan produk, loyalitas akan produk, ataupun manfaat yang mereka cari.

Dengan adanya pendekatan-pendekatan tersebut, kita bisa meminimalisir kerugian karena produk yang ternyata tidak cocok dengan konsumen yang semestinya. Begitupun saat kita akan mengekspor produk kita.

Begitu pun dengan komoditas ekspor Indonesia. Dari setiap jenis komoditas ekspor yang ada, pasti memiliki segmentasi yang sesuai dengan masing-masing negara tujuan ekspor. Seperti Mesir misalnya.

Dilansir dari kemlu.go.id, Mesir memiliki volume impor dari Indonesia yang besar serta berkesinambungan. Dengan tingkat volume yang besar itu membuat Mesir selalu mendapatkan anugrah Primaduta Award di setiap tahunnya.

Mesir bahkan menjadi importir dengan transaksi terbanyak yang mencapai nilai USD 269,19 juta pada saat Trade Expo Indonesia 2019 berlangsung. Berita ini tentu saja menjadi suatu hal yang positif untuk mengembangkan peluang ekspor Indonesia.

Adanya peluang peningkatan perdagangan antara Indonesia dengan Mesir masih tergolong besar, sebab Mesir merupakan salah satu mitra dagang penting Indonesia. Dengan begitu, peluang ekspor Indonesia di Mesir pun juga besar.

Lalu, apa saja, sih komoditas produk ekspor Indonesia yang sesuai dengan yang dibutuhkan Mesir? Kira-kira ada berapa banyak? Apakah lebih banyak produk benda mati atau produk makanan dan rempah-rempah? Selebihnya bisa kita simak bersama-sama.

15 Komoditas Ekspor Indonesia yang Potensial untuk Pasar Mesir

Dilansir dari ditjen.daglu, produk-produk asal Indonesia yang potensial untuk diekspor ke mesir kurang lebihnya ada sekitar 15 jenis produk. Hal ini tentu saja sudah disesuaikan dengan kebutuhan impor Mesir. Adapun ke-15 jenis produk tersebut terdiri dari:

  • Minyak Sawit

Hingga saat ini Indonesia masih menjadi negara eksportir minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Dilansir dari ekbis.sindonews.com, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengungkapkan jika total produksi minyak sawit mencapai sekitar 47 juta ton dengan jumlah ekspor yang mencapai 34 juta ton di pasar global pada tahun 2020 lalu.

Kenaikan permintaan ekspor minyak sawit Indonesia ke Mesir disebabkan oleh berbagai macam aspek. Mulai dari adanya dampak Covid-19 juga adanya kebijakan penguncian sementara (lockdown) yang berakibat pada lemahnya produksi minyak sawit dan nabati di negara lain.

Selain itu, permintaan ekspor minyak sawit yang meningkat juga berasal dari perspektif positif masyarakat Mesir yang menganggap jika minyak sawit Indonesia memiliki nilai gizi yang tinggi dengan harga yang sesuai.

  • Kopi arabika/robusta

Masyarakat Mesir memiliki tradisi minum kopi yang sudah menjadi bagian dari kehidupan mereka sehari-harinya. Karena adanya tradisi seperti ini, kebutuhan masyarakat Mesir akan kopi pun terus meningkat. Imbas baiknya adalah masyarakat Mesir menyukai kopi asal Indonesia.

Dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat Mesir akan kopi, Duta Besar Indonesia untuk Mesir mengatakan jika Indonesia berada pada peringkat pertama untuk pengekspor kopi dengan persentase 54 persen.

  • Biji Kopi

Seperti yang sudah dijelaskan pada paragraf sebelumnya yang mengatakan jika Indonesia mengekspor kopi hingga mencapai 54 persen. Jadi, selain kopi arabika dan robusta yang banyak diimpor oleh Mesir untuk dijadikan sebagai minuman, Mesir juga memesan biji kopi.

  • Ban

Pada kegiatan Trade Expo Indonesia 2021, KBRI Kairo dan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional memfasilitasi penandatanganan kerjasama yang dilakukan oleh kedua belah pihak yang bersangkutan untuk mengekspor ban asal Indonesia ke Mesir.

Direktur Jenderal PEN mengungkapkan jika pihak Mesir berkomitmen untuk mengimpor ban kendaraan asal Indonesia sebesar USD 20 juta atau senilai Rp 285 miliar. Dengan ini Indonesia berharap jika kerjasama antara Mesir dan Indonesia bisa terus bertahan.

  • Benang

Dilansir dari laporan Kementerian Perdagangan, yang mengatakan jika kinerja ekspor benang dan serat fiber Indonesia mengalami penurunan hingga 30,48 persen pada 2020 lalu, tapi benang Indonesia masih potensial di pasar produk Mesir.

Adapun sisa produk Indonesia yang potensial di pasar Mesir adalah sebagai berikut:
  • Makanan olahan
  • Rempah-rempah
  • Kelapa
  • Saus dan bumbu masakan
  • Minyak kelapa kopra
  • Produk perikanan dan hasil laut
  • Bubuk kakao dan kakao butter
  • Kacang-kacangan
  • Margarin

Dari ke-15 produk unggulan Indonesia di atas, pasar Mesir rata-rata mengimpor rempah-rempah Indonesia dikarenakan banyaknya kebutuhan produk pangan masyarakat Mesir akan penggunaan rempah-rempah di setiap masakan yang mereka buat. Atase Perdagangan Kairo – Mesir, Irman Adi Purwanto Moefthi mengatakan

Ditambah Atase Perdagangan Kairo – Mesir, Irman Adi Purwanto Moefthi menekankan potensi yang besar di masa pandemi Covid-19, terutama pasar produk pangan halal Indonesia memiliki peluang yang besar menerobos pasar Mesir dengan populasi 102 juta jiwa, terbesar di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Semoga dengan adanya informasi seperti ini bisa menjadi kunci bagi kalian, para eksportir dan calon eksportir Indonesia untuk membaca peluang yang bagus saat akan memasarkan produk kalian ke Mesir.

Baca juga: Komoditas Ekspor Hewan dan Tumbuhan yang Perlu Tindakan Karantina

Akselerasi produk anda bersama UPI Perdagangan agar bisa menjadi salah satu komoditas ekspor Indonesia!

Usaha Perdagangan Indonesia

UPI Perdagangan membawa produk ke dalam satu sistem berbasis marketplace business to business (B2B), yaitu Juragans dan IndonesiaHub. Selain itu, kami menyediakan layanan pengembangan produk dengan kurasi kualitas, kuantitas, dan kontinuitas mulai dari meneliti kualitas produk, menyediakan bahan baku, dan dukungan produksi. Untuk pertanyaan lebih lanjut silahkan menghubungi (+62) 857-0887-6101 (Agnes) atau via email cs@perdagangan.id.

Related Posts

Leave a comment